| |
|
Kamis, 25 Juni 2015
Orang Sukses VS Orang Gagal
KUNCI BAHAGIA

TAHUKAH ANDA KUNCI
BAHAGIA?
Beberapa tahun yang lalu, saya melihat suatu kartun di suatu majalah asing,
isinya seorang anak perempuan sedang berbincang dengan ibunya. Si anak menanyakan
pada ibunya bagaimana cara mendapat kebahagiaan.
Dengan penuh penekanan ibunya mengatakan: “Mungkin kamu belum tahu,
bahwa kebahagiaan itu datangnya dari dalam. Dari dalam apa? Kebahagiaan itu
datangnya dari dalam kotak perhiasan emas berlian, dari dalam rekening tabungan
dan deposito yang melimpah.”
Hahaha …
Anda terlalu serius sih... Senyum dikit dong…
Itu adalah suatu kartun yang mengkritik bagaimana orang-orang banyak
mengira bahwa memiliki harta bisa membuatnya bahagia. Suatu kesalahan besar.
Psikolog dan filsuf sudah lama tahu bahwa harta tidak membawa pada
kebahagiaan, namun ingat…. sebaliknya ‘tidak punya harta’ juga tidak
membawa kepada kebahagiaan. Sebab, sejatinya kebahagiaan sepenuhnya adalah
suatu ‘kondisi batin’ (state of mind), yang bisa saja dihubungkan atau
‘tidak dihubungkan’ dengan kepemilikan harta.
Lha jadi cara mendapatkan kebahagiaan itu secara ilmiah bagaimana?
Tuhan menganugerahi kita mekanisme biologis yang amat canggih dan luar
biasa. Melalui upaya beratus tahun, akhirnya ilmu kedokteran modern dapat
menemukan bahwa tubuh manusia memiliki berbagai hormon penting. Salah satu
hormon yang sangat penting adalah serotonin. Ini adalah hormon kunci
kebahagiaan, karena mengatur suasana hati, dan mampu mencegah depresi.
Jadi singkatnya, untuk membuat Anda bahagia, maka Anda perlu mampu membuat
tubuh Anda memproduksi dan melepaskan kembali hormon ini ke tubuh Anda. Maka
Anda akan lebih banyak merasa bahagia.
Maka pertanyaannya bagaimana cara meningkatkan kadar seretonin dalam tubuh?
Ada beberapa cara sebagai berikut:
1. Menghayati hal-hal
yang memicu rasa bahagia.
2. Berjemur di bawah
sinar matahari, karena sinar matahari memicu tubuh untuk memproduksi vitamin D
yang memicu pelepasan serotonin.
3. Mengkonsumsi makanan
yang mengandung tryptophan yang diubah oleh tubuh menjadi
serotonin seperti susu dan jagung.
4. Melakukan aerobik
karena tubuh akan memproduksi serotonin ketika akan melakukan
aerobik.
Sementara Anda mungkin sudah mulai merencanakan untuk melakukan langkah 2 –
4, mungkin Anda bertanya bagaimana cara melakukan yang no 1: menghayati hal-hal
yang memicu rasa bahagia.
Ada 2 cara dimana kita bisa memasuki suatu kondisi mental (state
of mind) apapun dengan cara:
1. Mengingat-ingat
kembali suatu kenangan
2. Mengimajinasikan
seolah-olah sedang / sudah terjadi sesuatu.
Misalkan, Anda mengingat-ingat kembali (accessing memory) mengenai
peristiwa yang 100% membahagiakan Anda, artinya tidak tercampur dengan perasaan
lain. Hayati sepenuhnya perasaan itu seolah-olah sedang terjadi.
Proses ‘menghayati seolah sedang terjadi’ disebut association.
Artinya, saat mengingat itu, Anda seperti mengalami lagi: melihat langsung dari
mata Anda, mendengar dari telinga anda, dan merasakan ulang di tubuh
Anda.
Menghayati ini adalah kunci yang amat penting dalam keberhasilan proses
menghasilkan rasa kebahagiaan riil yang akan memproduksi hormon seretonin lebih
banyak.
Jika ada yang merasa kehabisan stok memori bahagia, maka Anda bisa lakukan
dengan cara imajinasi. Tanyakan, apa hal yang perlu terjadi yang akan membuat
saya benar-benar bahagia. Kemudian, bayangkan hal itu terjadi dan lakukan penuh
penghayatan. Tentu saja Anda sudah tahu bahwa pastikan Anda melakukan latihan
imajinasi ini untuk hal-hal yang positif dan baik.
Salah satu hal paling asyik untuk memproduksi seretonin adalah dengan
sering-sering bersyukur pada Yang Maha Kuasa. Caranya bagaimana? Sama dengan diatas,
hayati setiap pemberian dan karuniaNya dengan penuh penghayatan rasa terima
kasih. Bahkan ketika berdo’a, maka imajinasikan,yakini sepenuh hati dan hayati
bahwa Tuhan tengah mengabulkan permintaan Anda. Secara otomatis Anda masuk
dalam orbit kebahagiaan.
Nah, semakin sering Anda mengakses dan mengimajinasikan kebahagiaan maka
semakin banyak produksi hormon seretonin Anda. Sehingga fungsi
mood tubuh dan emosi akan menjadi lebih positif dan terjauh dari depresi.
Asyik ya….
Baiklah, jadi dari 4 hal di atas, mana terlebih dahulu yang akan Anda
lakukan segera? Tentu saja Anda tahu, bahwa lebih cepat akan lebih baik dan
akan membuat hidup berkelimpahan bahagia.
jonichandra.bogspot.com
Langganan:
Komentar (Atom)
